HUJAN YANG SEPI (Prosa reflektif religius ; curhat-doa / renungan personal AI)
Perjalanan hidup tak selalu semulus yang dibayangkan.
Tidak mudah, tapi jangan berhenti.
Kesedihan yang berbalut air mata,
kekecewaan yang berbalut kemarahan,
hanya membuat hidup semakin merana
dan tak berdaya.
Lalu bisa apa hamba, ya Allah,
selain bergantung dan menunggu
karunia-Mu?
Bisa apa hamba tanpa-Mu, ya Allah,
selain merengek di hadapan-Mu.
Menunggu hujan berhenti,
dan matahari kembali cerah—
begitu pula masa depanku nanti.
✍️ Rainy Zikri
14 Januari 2026
Perjalanan hidup tidak semulus yang di bayangkan,
Tidak mudah tapi jangan berhenti.
Kesedihan berbalut air mata,
Kekecewaan berbalut kemarahan
Hanya membuat hidup semakin merana, tak berdaya.
Bisa apa hamba ya Allah,
Hanya bergantung dan menunggu karunia_Mu
Bisa apa hamba tanpa_Mu ya Allah,
Hpanya bisa merengek pada_Mu
Menunggu hujan berhenti dan matahari kembali cerah
Begitu juga masa depanku nanti
Rainy 14 Januari 2026
Comments
Post a Comment